Akhiran -man, -mon, dan -mus

Kata dasar /ute/ berarti ‘terbit’ atau ‘muncul’. Kata ini muncul dari akar kata <uth> yang berarti ‘bergerak meninggi.’ Dari kata dasar /ute/ kita memperoleh beberapa kata bentukan misalnya ‘utesse‘ (esok), ‘utessera‘ (terbit) ‘echaute‘ (bangkit dengan menggebu-gebu), ‘uteva‘ (terbitlah) dan ‘vinute‘ (pergantian musim). Kata kerja ‘adute‘ menunjukkan bintang-bintang yang terbit pada awal malam. Dari kata /ute/ ini pula, kita mendapat frase ‘Utessera Narmani‘ (matahari terbit) dan ‘utesse diani‘ (esok pagi).

Akhiran –mon menunjukkan asal, sumber atau sebab. Contoh: kata dasar ‘apith‘ (kemilau, binar cahaya) menjadi ‘apithamon‘ yang berarti matahari.

Akhiran –mann berarti pengikut, atau keturunan. Contoh: ‘ganimann‘ (pengikut Tuhan) ‘orimann‘ (keturunan api, sebutan bagi penghuni planet Origophyta).

Akhiran –mus berarti percikan, sebaran atau ‘yang mendapat kekuatan’. Contoh: apithamus ‘yang mendapat kekuatan cahaya’, pashnamus ‘orang dengki’

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s