Negeri-Negeri Terindah di Imperium Tharsis

Lantoseas
Istana Notum Parseka di Lantosius-espa, kediaman para raja dari Dinasti Tridias Parseka, dinasti ksatria yang berkuasa di Origophyta.

Nama resmi untuk Imperium Tharsis adalah Laurem Tharsis dan beribukota di Lantosius (Lantoseas dalam Bahasa Origon tua). Secara bentang alam, Federasi Kerajaan Imperium Tharsis (sebut saja seluruh Planet Origophyta) terdiri atas dua benua utama yaitu Alinalikus (Alinakheya dalam Bahasa Tharsis) dan Plantosin (Planosen). Satu benua lagi tersembunyi di ambang garis balik utara. Selain ukurannya yang tidak sebesar Alinalikus maupun Plantosin, Benua Sirreon,—begitu orang-orang Oriman menyebutnya,—adalah benua berbalut es abadi yang tak berpenghuni. Penghuninya adalah tahanan-tahanan kelas berat dan maniak seperti Approchetus dan Felum Oxa yang mencoba menggulingkan pemerintahan Parseka atau membom planet kelahiran mereka sendiri.

 

Origophyta
Planet Origophyta di Tata Surya Apholen. Ujung barat Alinalikus dan bagian timur Planosin terlihat.

Perjalanan dimulai dari Alinalikus. Benua ini berbentuk sebilah kapak dengan tanduk yang menonjol di sebelah timurnya. Tanduk itu adalah Semenanjung Hamun yang berada di wilayah Kerajaan-bagian Orineta. Ujung tanduk yang mengarah ke barat daya bagaikan bentangan busur adalah tempat bertenggernya ibukota Samanti yang memukau, dikelilingi empat pulau besar yang melindungi kota pelabuhan ini dari gelombang Samudera Ranel di belahan utara.

 

Alinalikus dikelilingi empat samudera. Di sebelah timur adalah Samudera Saba (Saba-izhtar) yang berujung di daratan Terra Espos di Plantosin barat. Di sebelah selatannya, benua kapak ini didebur gelombang dahsyat tanpa henti dari Samudera Orifum (Oriphum-izhtar) yang murka. Sementara itu, di sebelah barat terbentang Samudera Nubia yang sangat luas hingga berujung di pantai Plantosin timur. Sedangkan Samudera Ranel di utara adalah samudera yang tenang dan mendukung pelayaran dari segala sisi.

 

Nimnwerra

Ada dua puluh empat kerajaan-bagian (Thedes) di Alinalikus. Teluk Besar Nimnwerra di pantai timur laut (berbatasan langsung dengan Semenanjung Hamun) dikuasai oleh Kerajaan-bagian Neva Ordusi. Kerajaan ini adalah kerajaan tertua di Alinalikus Utara yang dahulu pernah menguasai setiap jengkal Pegunungan Kharntheous Olens. Kemudian, Neva Ordusi pecah menjadi tiga kerajaan, yakni Akleda (di baratnya), Orineta di bagian timurnya, dan Neva Ordusi kini berada di bagian tengah. Ketiga kerajaan-bagian ini adalah tiga besar kerajaan-bagian paling indah di Imperium Tharsis karena bentang alamnya yang menakjubkan dan sekaligus menantang. Kita sudah membahasnya lumayan banyak sebelum ini.

 

Pors Janefir
Puncak-puncak tajam di bagian utara Pegunungan Pors Janefir, di perbatasan Kerajaan Lordwyn dan Atromilia.

Di bagian barat (disebut juga territorial/blok Ionn Bitar Parsava), membentang Pegunungan Pors Janefir yang membelah Alinalikus menjadi dua bagian, yakni bagian barat dan timur. Pegunungan ini juga menjadi batas adminstrasi territorial antara Blok Kharntheous dan Blok Ionn Bitar dengan ibukota cabang yang berbeda. Sebelum pemerintahan Raja Illias Parseka, pegunungan berselimut salju sepanjang tahun ini bernama Pegunungan Khaundranima atau Pegunungan Argun karena di sini adalah habitat asli para naga Argun Ma’at yang perkasa. Di wilayah ini, Kerajaan Atromilia dinobatkan menjadi salah satu kerajaan dengan bentang alam paling memesona. Selain karena ditinggali oleh bangsa Oriman Nefur yang berkulit kuning keemasan, Atromilia adalah kerajaan yang praktis 70 persen wilayahnya adalah pegunungan. Kota Yintena berada di Lekukan Gunung Rim Loremus dan menjadi kota tertinggi di planet itu. Dijuluki ‘kota bulan’, Yintena adalah kota terbaik bagi Oriman yang ingin melihat bulan purnama dengan biasan cahaya di puncak-puncak salju yang tebal. Kandungan mineral dan permata-permata yang berbeda-beda di setiap puncak pegunungan membuat cahaya bulan terbias menjadi warna-warna sejuk yang memukau. Di pantai barat terbentang kota-kota metropolis yang bercahaya setiap hari seperti Khaundranima, Rakinca, Aptelo, Gurey Tapla dan sebagainya.

 

Nuarnapali, Ptyloserbessa
Hutan Walajja di tebing tapal batas daratan Alinalikus Selatan, di Nuarnapali, Kerajaan Ptyloserbessa.

Keajaiban alam kerajaan-kerajaan utara seperti Neva Ordusi (kampung halaman saya) telah banyak dibahas, misalnya tentang hutan Walajja. Di selatan Alinalikus juga terdapat hutan Walajja yang sangat luas. Hutan ini menutupi 40 persen dataran tinggi Uryat di selatan hingga ke ujung benua yang dikuasai Kerajaan-bagian Ormus. Hutan walajja yang permai berakhir di tepi tebing Uryat yang tinggi di bagian selatan dengan ombak-ombak ganas yang menerjang bebatuan cadas di bawahnya. Di sebelah utara Hutan Walajja tumbuh sabana yang menghias bentang alam kerajaan Ptyloserbessa dan Wetarinia, dengan binatang-binatang baron ganas yang menjadi raja ekosistem.

 

Monis Laura
Kota-kota besar di Alinalikus berada di bagian tengah hingga timur-tenggara, di dataran rendah yang subur dan permai. Kota Garlid adalah kota yang terdekat dengan Ibukota Lantosius. Foto ini adalah Amfiteater Monis Laura yang sangat besar di pusat Kota Garlid.

Bagian paling rendah Benua Alinalikus terdapat di daerah tengah dan menyebar hingga bagian timur-tenggara. Dataran rendah ini penuh hutan-hutan dengan pohon-pohon beraneka warna yang memesona. Hampir 60 persen wilayah dataran rendah Alinalikus ditumbuhi pepohonan yang lebat, bercampur dengan akses jalan raya yang ditunjang ribuan tiang penyangga. Di bagian tengah Alinalikus terdapat kota Eukhameti yang lebih seperti sebuah kota peri yang berada di tengah-tengah hutan. Eukhameti penuh dengan suara-suara burung, binatang hutan dan buah-buahan hutan yang melimpah. Akses jalan raya bagi mobil patra dan kereta cepat meliuk-liuk di antara pepohonan besar yang berusia ribuan tahun. Beberapa jalan utama memasuki air terjun Quamataxe (baca: kwa-ma-ta-jhe) dan tembus di punggung perbukitan.

 

Kalluru
Distrik Kalluru di kota metropolitan Bonjavey, Kerajaan Spinaseti, Khanrtheous Parsava, Alinalikus timur. Kota ini adalah pusat mode, pernik perhiasan busana dan fashion bangsa Oriman. Sungai Psanemi Urda (kiri) mengalir dari viva Benoliti lalu bergabung dengan Sungai Urrey (kanan) lalu bermuara di pantai timur Alinalikus.

Semakin ke timur mengikuti alur sungai Urda yang bermuara di Teluk Ariels, perjalanan tiba di kota-kota besar yang menjadi pusat-pusat peradaban Bangsa Oriman di wilayah Alinalikus timur. Sungai Urda membelah ibukota Lantosius dan terjun menjadi tiga air terjun memukau merembeti tebing tepat di bawah istana kerajaan Notum Parseka. Kapal-kapal patra komersil berbentuk piringan terbang berseliweran tanpa henti namun tak berisik, lalu mendarat di pusat kota. Mobil-mobil terbang dan kereta cepat lalu-lalang setiap hari. Kota metropolitan Garlid adalah pusat teknologi bangsa Oriman, sementara itu, Kha Puta adalah pusat destinasi belanja dan turis dari berbagai planet. Kota Bonjavey di pantai timur adalah pusat mode, perhiasan dan fashion.

 

Samanti
Kota Samanti di ujung Semenanjung Hamun.

Satu-satunya kerajaan bagian yang berbentuk kepulauan di Alinalikus adalah Ryu Tama, dengan ibu kota di Anemot Bitar. Kota ini berarti ‘pantai anemot’ karena Ryu Tama adalah penghasil rumput laut anemot terbesar di Tharsis dan menyumbang hampir 40 persen kebutuhan anemot seluruh federasi. Anemot Bitar juga dinobatkan menjadi pusat kuliner yang terkenal hingga berbagai planet.

Menyeberang Samudera Saba, bentang alam Terra Espos di Plantosin menyambut dengan sabana yang penuh dengan rumput-rumput moressa dan chat yang mengeluarkan bunga berwarna-warni. Pada musim panas, bunga-bunga itu dibawa angin dan menciptakan pemandangan indah di udara. Dari tepi timur sabana Terra Espos, seseorang bisa melihat ke timur jauh dan terpana dengan bentang dataran tinggi Planir Khreya yang membiru.

Arbus
Monolith Arbus Rohan di sabana Terra Espos, batas paling barat dataran tinggi Planir Khreya di Benua Plantosin bagian tengah.

Benua Plantosin cukup berbeda dengan Alinalikus. Benua ini berukuran 1,5 kali Alinalikus dan hampir setiap jengkal tanahnya mengandung butiran safir biru. Plantosin dikenal sebagai benua safir yang penuh dengan dataran tinggi, air terjun, hutan-hutan, perkebunan, peternakan, kuil-kuil suci, reservat, lahan pertanian dan tak ketinggalan kota-kota metropolitan canggihnya yang asri dan sejuk. Ada dua dataran tinggi terkenal di Plantosin, yakni Dataran Tinggi Ai-Hemn di sebelah utara (menjadi batas selatan Kerajaan-bagian Kontamento), dan Dataran Tinggi Planir Khreya di bagian tengah. Kedua dataran tinggi ini dialiri banyak sungai besar yang airnya sebening kristal safir yang tanpa warna.

Jika seseorang ingin mandi sepuasnya dengan jus buah, maka ia bisa mendapatkan kolam renang penuh buah di Midde Jenta. Kolam-kolam jus dalam hotel-hotel berkelas bertebaran di kota dan seseorang bisa mandi sambil minum jus sesuka hatinya dari kolam jur berair mancur. Midde Jenta adalah kota di Plantosin yang paling sukses dengan pertanian buah segala musimnya yang alami dan sehat. Beranjak ke timur Planir Khreya, perjalanan berhenti di Espesser Mandolin, kota pertanian terluas dan terbesar di seantero planet itu. Gandum-gandum yang gemuk bertebaran di seluruh kota, dipanen dan diangkut dengan teknologi tinggi lalu diolah menjadi berbagai bentuk. Gandum konu-walley adalah gandum organik terkenal khas Espesser Mandolin yang berukuran lima kali lebih besar daripada gandum biasa.

Puncak tertinggi di Plantosin adalah Hyphoress Barshi, tempat medali api kerajaan disimpan. Medali api Hyphoress adalah medali safir yang digunakan oleh pasukan Tharsis ketika melawan bangsa Andrens ribuan tahun lampau. Medali ini dapat memancarkan gelombang panas dan nyala api jika disinari matahari dari sudut tertentu. Di tempat ini pula nirna biru disimpan (lihat artikel Keajaiban Pohon Walajja) dan dijaga naga-naga Argun Ma’at yang terlatih.

Naksa
Kota tua Naksa.

Di ujung selatan Plantosin berdiri kota metropolitan Naksa,—ibukota kelima Imperium Tharsis yang membawahi Blok Pantai Selatan Plantosin. Naksa adalah sebuah kota tua yang berusia sedikit lebih muda daripada Neva Ordusi. Naksa adalah gudang bagi para peneliti dan penulis.

Satu lagi yang tak boleh terlewatkan adalah kerajaan-bagian Rotana, dengan ibukota di Novus Jura. Kerajaan ini menguasai bagian timur plato (dataran tinggi) Ai-Hemn. Para Oriman lama membangun pusat peradaban Novus Jura di dataran tinggi ini. Kuil Utessera Narmani yang berusia ribuan tahun lebih tua daripada perang kemerdekaan masih berdiri di sini. Para wallawi dan ganiman yang membangun peradaban Novus Jura banyak menulis dalam bahasa Origon tua, dan hingga kini mereka masih berkomunikasi dengan bahasa langka itu. Banyak arkeolog yang tinggal di Novus Jura sehingga kesan kota ini benar-benar seperti sebuah kota yang dikelilingi peninggalan dari masa lalu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s