Sebuah Puisi dalam Bahasa Tharsis

Semua kalimat Bahasa Tharsis dalam puisi ini ditulis dalam Simple Present dan Present Perfect. Selamat membaca.

ithmâsi nuñâr laléya “Terpujilah api yang terang”

sa’ ûnt méyya khajajjé “Yang bersemayam di dalam kayu.”

hirém yo ni fatrâth “Zaman telah berganti.”

lûrray dimarka “Aku melihatnya di angkasa.”

tharéssa nimuccha “Aku merasakannya dalam tanah.”

vanémé vimunéy “Aku mendengarnya di hutan.”

étassa kacchéro “Langkah-langkahnya.”

yaléy rhéwata “Derap kuda.”

pikhoy ni madurâkt picca “Burung-burung telah berhenti berkicau.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s