Klan-Klan Samnûbãr di Imperium Tharsis

Golongan ksatria, bangsawan dan pemerintah di Federasi Imperium Tharsis disebut sebagai golongan Samnûbãr. Kini ada tiga belas klan Samnûbãr utama di kerajaan-kerajaan bagian Federasi. Ketiga belas klan ini sebenarnya dibagi menjadi dua golongan utama, yakni Kharadmuna dan Tridias. Klan Kharadmuna adalah penduduk Oriman asli yang telah mendiami planet itu sebelum Perang Gairan. Sementara itu, klan Tridias adalah klan yang dibentuk belakangan setelah Federasi terbentuk. Yojatir Aressa adalah mendiri klan Tridias karena ia adalah satu-satunya keturunan bangsa Tridias-Dianis yang tersisa. Hingga kini, kekuasaan Federasi berada di tahta Tridias yang lebih dikenal dengan nama panjang Tridias Parseka.

Klan Tridias Parseka menguasai hampir seluruh kerajaan bagian melalui perkawinan antarklan. Klan Kharadmuna menguasai separuh Benua Plantosin dan menurunkan klan-klan lain seperti Daruma, Sabayétti, Oréfum Lunam, dan Nahutajje.

Klan Tridias Parseka memakai burung kharel sebagai lambang dinasti, dan Kharadmuna memakai lambang dua bulan yakni Iottir dan Phemes. Lambang kedua dinasti ini selalu ada dalam setiap upacara resmi kenegaraan.

Darah yang berbeda

Apabila golongan bangsawan terkenal dengan sebutan “berdarah biru”, maka golongan ksatria dan bangsawan Oriman dikenal karena warna darah mereka yang jingga. Oriman secara umum memiliki warna darah biru cerah, namun para ksatria keturunan Tridias Parseka adalah oriman-oriman yang memiliki warna darah berbeda karena pengaruh genetika campuran dengan DNA walajja selama perang dengan Bangsa Andrens. Akan tetapi, perbedaan warna darah tidak menentukan apakah seseorang layak sebagai golongan samnubar atau tidak. Banyak oriman yang mendapatkan gelar Samnubar karena jasa-jasanya dalam berbagai bidang kehidupan, dan mereka dikenal hingga keturunan mereka sebagai bagian dari golongan ksatria karena sifat-sifat mereka yang jujur dan gagah berani.

Seorang pejabat pemerintah mendapat gelar ksatria dengan sebutan “sarit”. Gelar ini juga berlaku untuk para petinggi wallawi dan ganimann (lihat artikel golongan masyarakat Oriman”). Gelar “adéros” digunakan untuk menyebut para oriman dari golongan nipalva yang memiliki kuasa di bidang ekonomi, tanah dan pangan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s